x

Menteri Basuki Ajak Perusahaan Korsel Garap Proyek Air di IKN

waktu baca 2 menit
Jumat, 25 Agu 2023 06:27 0 85 PPU

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengadakan pertemuan bilateral dengan CEO K-Water Korea Selatan Yun Seog Dae, Rabu (5/7/2023). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas beragai rencana kolaborasi pengembangan infrastruktur pengelolaan air, termasuk dalam pembangunan IKN Nusantara.

Adapun kolaborasi ini berkaitan dengan pengembangan infrastruktur pengelolaan air berkelanjutan. Basuki mengapresiasi kerja sama dan komitmen antara Indonesia dan Korea Selatan yang memiliki visi bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan infrastruktur air yang inovatif.

Foto: Dok Kementerian PUPR

“Karena kerja sama internasional sangat penting untuk mengatasi tantangan dalam pengelolaan air, termasuk perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan infrastruktur,” kata Basuki, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (6/7/2023).

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara berkomitmen untuk memperkuat kerja sama melalui pertukaran pengetahuan dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan proyek-proyek kolaboratif di bidang pengembangan infrastruktur pengelolaan air. Kedua negara juga akan berupaya dalam mewujudkan proyek-proyek luar biasa di IKN Nusantara.

Terlebih pada Maret 2023 lalu, Menteri Agraria, Infrastruktur, dan Transportasi Republik Korea, Won Hee Ryeong bersama dengan 57 perwakilan perusahaan Korea Selatan telah mengunjungi IKN Nusantara untuk melihat langsung proyek pembangunan bendungan Sepaku Semoi.

“Sudah banyak kerja sama yang telah dilakukan dengan K-Water, termasuk proyek pembangunan infrastruktur dan pelatihan pengembangan kapasitas. Indonesia juga memiliki banyak proyek yang akan dikembangkan di IKN Nusantara, sehingga kami mengundang CEO K-Water untuk mengunjungi langsung proyek pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara,” kata Basuki.

Adapun beberapa contoh kerjasama K-Water dengan Indonesia antara lain dalam proyek Bendungan Karian di Jawa Barat yang merupakan salah satu proyek public private partnership (PPP). Selain itu, ada juga pengembangan water treatment plant Sepaku Semoi di IKN Nusantara yang menggunakan teknologi zero carbon, sebagai upaya dalam mendukung Green Transition Initiatives platform.

Pertemuan tersebut juga mendapat respon positif dari CEO K-Water Korea Selatan Yun Seog Dae. Ia menuturkan, pihaknya membuka kesempatan untuk kerja sama untuk pengembangan proyek-proyek lainnya di Indonesia.

“K-Water ingin menjadi mitra bisnis dalam berbagai proyek kerja sama pengembangan infrastruktur air di Indonesia. K-Water juga berharap dapat melanjutkan hubungan yang baik dengan Indonesia dan Kementerian PUPR, serta mendukung pembangunan waterworks di Indonesia,” katanya.

Shafira Cendra Arini –

Sumber: detikFinance, Kamis, 06 Jul 2023

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x