x

Efek Nyata IKN Nusantara di Kaltim, Jalan Makin Mulus, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Meroket

waktu baca 5 menit
Rabu, 8 Mei 2024 01:24 0 16 PPU

Pembangunan ibu kota negara alias IKN Nusantara kian hari makin gencar.

Pemerintah tampak serius mengejar target agar IKN Nusantara di Kaltim selesai, paling tidak untuk diselenggarakannya upacara HUT Kemerdekaan di tahun 2024.

Selain itu mobilisasi ASN pemerintahan pusat juga dilakukan pada tahun 2024.

Tengok efek nyata IKN Nusantara di Kaltim.

Jalan makin mulus, dengan adanya gelontoran dana pemerintah pusat yang mencapai setengah trilun, cek 10 daftar pembangunan jalannya.

Baca juga: Butuh tenaga kerja terbaik untuk bisnismu? Cari di sini!

Selain itu pertumbuhan ekonomi Kaltim meroket semenjak adanya IKN Nusantara di Kaltim.

Keberadaan IKN Nusantara sejauh ini sudah dirasakan masyarakat, seperti jalanan Kaltim makin mulus.

Hingga ekonomi Kaltim tumbuh di atas rata-rata nasional, berdasarkan data resmi Pemrov Kaltim beberapa tahun belakangan ini.

Ya, pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara membawa berkah untuk Kalimantan Timur.

Pemerintah tak hanya membangun IKN Nusantara, namun juga turut membangun sejumlah infrastruktur di Kalimantan Timur.

Kota-kota penyangga dan seluruh kawasan di Kalimantan Timur juga merasakan kue pembangunan infrastruktur.

Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui Inpres Jalan Daerah (IJD), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuat jalan-jalan di seluruh Kaltim tak kalah mulus dengan jalan-jalan di Pulau Jawa.

Usai 10 ruas jalan dan 1 jembatan di Kaltim tuntas diperbaiki dan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (1/3/2024), Kementerian PUPR akan melakukan perbaikan banyak jalan dan akses konektivitas lainnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengungkapkan hal itu.

“Masih banyak lagi IJD yang akan dibangun dan diperbaiki setelah ini,” ujar Hedy.

Saat ini, lanjut Hedy, tinggal menunggu surat keputusan presiden (Kepres).

Sementara detail engineering design (DED)-nya sudah tuntas dikerjakan.

Adapun 10 ruas jalan dan 1 jembatan di Kaltim yang telah dibangun dan diperbaiki, membentang sepanjang 50,9 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 561 miliar.

Berikut daftarnya

  • Riko-Maridan di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 6,5 km dengan biaya Rp 44,7 miliar;
  • Akses ke Wisata Goa Batu-Tapak Raja di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 9,6 km dengan biaya Rp 91,3 miliar;
  • Jembatan Akses ke Wisata Goa Batu-Tapak Raja sepanjang 20 meter dengan biaya Rp 8 miliar;
  • Loleng di Kabupaten Kutai Kartanegara sepanjang 2,5 km dengan biaya Rp 26,1 miliar;
  • Simpang Batu-Labuan di Kabupaten Paser sepanjang 5,8 km dengan biaya Rp 50,2 miliar;
  • Simpang Poros Tanjung Isuy-Tanjung Jan-Pulau Lanting di Kabupaten Kutai Barat sepanjang 4,8 km dengan biaya Rp 45,4 miliar;
  • Proklamasi di Kota Balikpapan sepanjang 2,5 kilometer dengan biaya Rp 43,4 miliar;
  • Akses Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur sepanjang 0,65 km dengan biaya Rp 89,4 miliar;
  • Ir. Soekarno-Hatta-M. Roem-Urip Soemohardjo di Kota Bontang sepanjang 4 km dengan biaya Rp 54,1 miliar;
  • Lenggo-Teluk Sulaiman di Kabupaten Berau sepanjang 8 km dengan biaya Rp 59,1 miliar;
  • Long Hubung-Jalan Poros di Kabupaten Mahakam Ulu atau Mahulu sepanjang 6,5 km dengan biaya Rp 49,1 miliar.

Jalan-jalan daerah ini juga diharapkan akan memperlancar akses transportasi, memudahkan mobilitas warga, serta membuka peluang ekonomi baru di Kaltim.

IKN Picu Pertumbuhan Ekonomi Kaltim
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur klaim ekonomi provinsi ini tumbuh diatas rata-rata nasional sepanjang 2023 karena dampak positif pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.

Dari data memang, ekonomi Kaltim tumbuh 6,22 persen tahun 2023, melebihi rata-rata nasional sebesar 5,05 persen.

“Ini mungkin sejarah bagi Provinsi Kaltim. Pertumbuhan ini tidak lepas hadirnya IKN,” Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Jumat, 1 Maret 2024.

Ia menjelaskan, IKN tidak hanya memberikan manfaat bagi Kaltim, tetapi juga bagi provinsi-provinsi lain di Kalimantan serta wilayah Tengah dan Timur Indonesia.

Menurut Sekda, Kaltim memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di seluruh Kalimantan dan IKN Nusantara.

“Jika di Kalimantan pertumbuhan ekonominya mencapai 100 persen, maka 48 persennya itu berasal dari Provinsi Kaltim,” katanya.

Pencapaian ini, diakui Sri Wahyuni tentu membuat optimistis Pemprov Kaltim dapat menyusun rencana pembangunan yang lebih baik dan berdaya saing.

Pertumbuhan ekonomi Kaltim juga diikuti oleh penurunan angka pengangguran menjadi 5,31 persen.

“Capaian itu diikuti turunnya angka pengangguran yang tinggal 5,31 persen,” imbuhnya.

Selain itu, Sri Wahyuni juga menyebutkan bahwa Pemprov Kaltim berhasil menyerap anggaran sebesar 92 persen pada tahun 2023.

Penggunaan e-katalog oleh Pemprov Kaltim yang mencapai Rp4 triliun, tertinggi di Indonesia juga diapresiasinya.

“E-katalog menjadi upaya Pemprov Kaltim memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” tandasnya.

Progres Istana Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres pembangunan kantor presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (1/3/2024).

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti mengungkapkan, pembangunan struktur bangunan utama telah selesai.

Saat ini progres pembangunan infrastruktur telah mencapai 74 persen.

Pihaknya pun tengah fokus pada pemasangan baja serta bilah-bilah sayap Garuda yang menjadi bagian penting dari konstruksi.

“Saat ini bilah-bilah ini sudah terpasang 1.282 dari 4.650, jadi kira-kira sepertiganya. Dan kami harapkan nanti untuk sayap burung Garuda ini bisa selesai di akhir Maret ini,” ujar Diana.

Di samping pembangunan interiornya, ia menekankan pentingnya pembangunan kantor presiden yang ramah lingkungan dan cerdas.

Diana berharap, kantor presiden di IKN bisa selesai dan fungsional pada Juni untuk digunakan dalam upacara peringatan kemerdekaan ke-79 Indonesia.

Meskipun beberapa kendala dihadapi, seperti logistik dan pemasangan baja dan bilah, namun pihaknya optimis pembangunan akan selesai tepat waktu.

“Saya masih optimistis untuk bisa selesai, fungsional. Tapi nanti masih ada sedikit-sedikit tambahan, mungkin untuk lanskapnya,” ungkapnya.

Kantor presiden baru ini diharapkan menjadi ikon IKN, terutama dengan adanya burung Garuda yang menjadi simbol infrastruktur di tengah kota.

“Burung Garuda di sini juga sayapnya lebar, ini berada di tengah-tengah Kota Nusantara dan ini nanti akan berada di tempat yang tertinggi, sehingga ini yang dinanti-nanti untuk ikon Ibu Kota Nusantara,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono.

Selain itu, hadir juga Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani

Sumber: kaltimtribunews.com, Selasa, 30 April 2024

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x